Organisasi Himpunan Pelajar Patani Di Indonesia (HIPPI) Jakarta.

HIPPI adalah organisasi kemahasiswaan dan berorintasi kemasyarakatan bagi umat bangsa Melayu Patani (Selatan Thailand), HIPPI merupakan wadah perkumpulan pelajar yang datang dari Selatan Thailand yaitu Profensi Patani, Profensi Yala, Profensi Narathiwat, Profensi Setul dan Profensi sebahagian dari Songkla.

Organisasi Himpunan Pelajar Patani Di Indonesia (HIPPI) Jakarta.

HIPPI adalah organisasi kemahasiswaan dan berorintasi kemasyarakatan bagi umat bangsa Melayu Patani (Selatan Thailand), HIPPI merupakan wadah perkumpulan pelajar yang datang dari Selatan Thailand yaitu Profensi Patani, Profensi Yala, Profensi Narathiwat, Profensi Setul dan Profensi sebahagian dari Songkla.

Organisasi Himpunan Pelajar Patani Di Indonesia (HIPPI) Jakarta.

HIPPI adalah organisasi kemahasiswaan dan berorintasi kemasyarakatan bagi umat bangsa Melayu Patani (Selatan Thailand), HIPPI merupakan wadah perkumpulan pelajar yang datang dari Selatan Thailand yaitu Profensi Patani, Profensi Yala, Profensi Narathiwat, Profensi Setul dan Profensi sebahagian dari Songkla.

Organisasi Himpunan Pelajar Patani Di Indonesia (HIPPI) Jakarta.

HIPPI adalah organisasi kemahasiswaan dan berorintasi kemasyarakatan bagi umat bangsa Melayu Patani (Selatan Thailand), HIPPI merupakan wadah perkumpulan pelajar yang datang dari Selatan Thailand yaitu Profensi Patani, Profensi Yala, Profensi Narathiwat, Profensi Setul dan Profensi sebahagian dari Songkla.

Organisasi Himpunan Pelajar Patani Di Indonesia (HIPPI) Jakarta.

HIPPI adalah organisasi kemahasiswaan dan berorintasi kemasyarakatan bagi umat bangsa Melayu Patani (Selatan Thailand), HIPPI merupakan wadah perkumpulan pelajar yang datang dari Selatan Thailand yaitu Profensi Patani, Profensi Yala, Profensi Narathiwat, Profensi Setul dan Profensi sebahagian dari Songkla.

Rabu, 25 Juli 2018

Setiap Malam Minggu HIPPI Mengadakan Diskusi Rutin

JAKARTA – Organisasi Himpunan Pelajar Patani di Indoensia (HIPPI) Jakarta mengadakan diskusi rutin setiap malam minggu, diskusi ini dipertangungjawabkan oleh Departeman Pembinaan dan Pengkaderan (PEMKAD), dan diselengarakan di ruang sekretariat HIPPI Jakarta, Indonesia, pada (14/07/2018).

Semalam HIPPI telah melaksanakan diskusi rutin dengan menyusun tema “Bisnes Islam Konteporer”, tema yang dikeluarkan ini adalah atas kesepakatan dan persetujuan oleh departeman dan Staf Penggurus HIPPI (SPH).

Setiap kelompok harus memenuhi persyaratan yang telah di informasikan oleh D.PEMKAD sebagai semestinya, yaitu setiap kelompok harus membuat makalah sesuai ketentuan yang informasi sebelumnya.

Diskusi adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih atau kelompok. Biasanya komunikasi antara mereka atau kelompok tersebut berupa salah satu ilmu atau pengetahuan dasar yang akhirnya akan memberikan rasa pemahaman yang baik dan benar. Diskusi bisa berupa apa saja yang awalnya disebut topik. Dari topik inilah diskusi berkembang dan diperbincangkan yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu pemahaman dari topik tersebut.

Sekilas pembahasan, pengertian bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya untuk mendapat laba sebesar-besarnya. Secara historis, bisnis berasal dari kata business yang berasal dari kata dasar busy yang bearti “sibuk”. Alam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Dalam ekonomi kapetalis, kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya.

Sebelum selesai diskusi, kelompok yang sersangkutan akan membuka ruang persoalan kepada seluruh anggota HIPPI untuk melontarkan pertanyaan, sekiranya ada pertanyaan akan dijawab langsung, serta membukan ruang untuk memberikan masukan, supaya dengan ada masukan akan menjadi lebih efektif.

Ini sebagai informasi singkat bagi saya atas diskusi rutin HIPPI yang telah dilaksanakan, pada (07/07/2018). Untuk diskusi selanjut silakan ikuti kami di minggu berikutnya, akan bersambung diskusi ruting HIPPI dengan tema “Peran Pemuda Dalam Perubahan Masyarakat” yang akan dilaksanakan, pada (28/07/2018), sekiranya situasi dan kondisi tidak menizinkan, akan diadakan perubahan sebagaimana semestinya.

Penulis : Zulkifli bin Ahmad (Kholee Nusan).
Jakarta, 25 Juli 2018.








Sabtu, 07 Juli 2018

Diskusi Rutin HIPPI Setiap Malam Minggu

JAKARTA – Organisasi Himpunan Pelajar Patani di Indoensia (HIPPI) Jakarta mengadakan diskusi ruting setiap malam minggu, diskusi ini dipertangungjawabkan oleh Departeman Pembinaan dan Pengkaderan (PEMKAD), diskusi ini diselengarakan di ruang secretariat HIPPI Jakarta, Indonesia, pada (07/07/2018).
Semalam HIPPI telah melaksanakan diskusi rutin dengan menyusun tema “Dampak Teknologi Elektronik Terhadap Remaja Kini”, tema yang dikeluarkan ini adalah atas kesepakatan dan persetujuan oleh departeman dan Staf Penggurus HIPPI (SPH).
Setiap kelompok harus memenuhi persyaratan yang telah di informasikan oleh D.PEMKAD sebagai semestinya, yaitu setiap kelompok harus membuat makalah sesuai ketentuan yang informasi sebelumnya.
Diskusi adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih atau kelompok. Biasanya komunikasi antara mereka atau kelompok tersebut berupa salah satu ilmu atau pengetahuan dasar yang akhirnya akan memberikan rasa pemahaman yang baik dan benar. Diskusi bisa berupa apa saja yang awalnya disebut topik. Dari topik inilah diskusi berkembang dan diperbincangkan yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu pemahaman dari topik tersebut.
Sekilas latar belakang, perkembangan teknologi di era sekarang ini sangat pessat, berbagi kemajuan teknologi dapat kita peroleh sangat mudah, sering dengan perkembangan zaman dan pesatnya perkembangan teknologi kamunikasi antar manusia dapat dilakukan dengan internet, handphone, twitter, facebook, dll.
Sangat bagus bagi para remaja, karena bisa menambah wawasan melalui internet, kita dapat dengan sangat mudah untuk menemukan seluruh informasi yang snagat penting diketahui oleh para pembaca.
Inilah yang menyajikan kepada kita semua sebagai kekuatan daya imijinasi dan teknologi komunikasi yang memungkinkan tersebarnya seluruh informasi dalam kualitas yang semperna dalam waktu yang sangat cepat.
Saat ini banyak fasilitas yang membuat remaja merasa mudah dan nyaman, namun tidak sedikit pula yang merugikan kehidupan mereka, dengan adanya teknologi modern seperti internet, ponsel, televise atau fasilitas game, ini akan berdampak dua macam bagi kehidupan remaja, yaitu dampak positif dan dampak negatif.
Sebelum selesai diskusi, kelompok yang sersangkutan akan membuka ruang persoalan kepada seluruh anggota HIPI untuk melontarkan pertanyaan, sekiranya ada pertanyaan akan dijawab langsung, serta membukan ruang untuk memberikan masukan, supaya dengan ada masukan akan lebih efektif.
Ini sebagai informasi singkat bagi saya atas diskusi rutin HIPPI yang telah dilaksanakan, pada (07/07/2018). Untuk diskusi selanjut silakan ikuti kami di minggu berikutnya, akan bersambung diskusi ruting HIPPI dengan tema “Bisnes Islam Kontemporer” yang akan dilaksanakan, pada (14/07/2018), sekiranya situasi dan kondisi tidak menizinkan, akan diadakan perubahan sebagaimana semestinya.
Penulis : Zulkifli bin Ahmad (Kholee Nusan). Jakarta, 08 Juli 2018.








Rabu, 04 Juli 2018

Olahraga Setiap Sore dan Pagi Minggu Merupakan Aktivitas HIPPI

JAKARTA - Organisasi Himpunan Pelajar Patani di indonesia (HIPPI) Jakarta mengadakan olahgara setiap sore dan pagi minggu yang merupakan aktivitas rutin bagi organisasi.
Aktivitas ini merupakan aktivitas rutin bagi organisasi HIPPI, aktivitas ini telah berjalan semenjak organisasi HIPPI bertapak di Jakarta, Indonesia.
Manfaat Olahraga, yaitu :-
Ada beragam manfaat olahraga yang dapat dirasakan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Tak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, olahraga juga dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang.
Dengan rutin berolahraga, banyak manfaat olahraga yang bisa langsung kita dapatkan. Selain itu, banyak juga manfaat olahraga yang bisa kita dapatkan di kemudian hari dalam jangka panjang.
Olahraga merupakan suatu gerakan olah tubuh yang memberikan efek pada tubuh secara keseluruhan. Olahraga, misalnya berjalan, berlari, menari, berenang atau yoga, merangsang otot-otot dan berbagai bagian tubuh lainnya untuk bergerak.
Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Tubuh, yaitu :-
Olahraga merupakan obat ajaib yang bisa kita dapatkan dengan mudah tanpa biaya mahal, namun sering kali terabaikan sehingga menimbulkan beragam keluhan kesehatan. Meski begitu, tidak ada kata terlambat untuk mulai berolahraga.
Berapa pun usia kita, bukti ilmiah membuktikan bahwa aktivitas fisik dapat membuat kita memiliki tubuh yang lebih sehat dan bahagia.
Penelitian bahkan membuktikan bahwa gaya hidup yang tidak aktif lebih berbahaya bagi kesehatan daripada obesitas.
Gambar ini diambil sewaktu anggota HIPPI sedang melakukan aktivitas olahraga, pada Ahad (01/07/2018).
Penulis : Zulkifli bin Ahmad (Kholee Nusan).
Jakarta, 05 Juli 2018.




Minggu, 01 Juli 2018

Aktivitas Rutin HIPPI Setiap Malam Jum'at

JAKARTA - Mahasiswa Patani (Thailand Selatan) yang bergabung di organisasi Himpunan Pelajar Patani di Indonesia (HIPPI) Jakarta mengadakan aktivitas rutin setiap malam Jum'at, aktivitas ini diselenggarakan di ruang sekretariat HIPPI Jakarta, Indonesia, pada Khamis (28/06/2018).
Aktivitas runting yang diselenggara oleh organisasi HIPPI setiap malah Jum'at adalah membaca yasin bersama, khutbah bagi laki-laki dan ceramah bagi wanita.
"HIPPI merupakan wadah untuk kemudahan bagi mahasiswa/i Patani (Thailand Selatan) belajar dan memahami hakikat berorganisasi" ujar Syahid Saah (salah seorang mahasiswa Patani)
Aktivitas seperti ini bertujuan untuk belajar dan melatihkan anggota HIPPI, supaya menjadi kebiasaan dan tidak merasa kaku apabila berada dihadapan khalayak umum.
Staf Pengurus HIPPI (SPH) periode 2018-2019, pada tahun ini mereka memilih tema "Terwujud Generasi Muda Yang Islamis, Intelektual dan Siap Berbakti Kepada Agama dan Bangsa".
Dengan tema diatas itu, mereka berusaha untuk mengadakan aktivitas-aktivitas yang mendorong kearah islamis bagi anggotanya.
Penulis : Zulkifli bin Ahmad (Kholee Nusan).
Jakarta, 01 Juli 2018.





Kamis, 28 Juni 2018

Turki Bangkitkan Hubungan Melalui Kebudaya Berbagai Negara

JAKARTA – Mahasiwa Patani (Thailand Selatan) memenuli undangan di acara “International Student Gathering Ke-11”, acara ini di selenggrakan di Universitas Islam Negeri Jakarta, pada Sabtu, 14 April 2018, jam 08:30 – 13:00 WIB.
Acara ini di persentasi dan persembahkan kebudayaan oleh beberapa negara, yaitu Turki, Indonesia, Malaysia dan Patani (Thailand Selatan).
Kedatangan mahasiswa di acara ini dengan berpakaian kebudayaan sesuai negara masing-masing.
Khususnya bagi kami mahasiswa Patani (Thailand Selatan), laki-laki pakaian berbaju melayu dan perempuan berbaju kurung.
“Kita punya visi, tidak hanya sekedar untuk menampung pelajar asing di Turki, tapi kita juga membantu mereka. Kita tidak ingin mereka merasa kesepian dan tersendiri” ujar Mukarramov, selaku menjadi Wakil Direktur Asosiasi Alumni Turki (TUMED) yang berada di bawah UDEF.
Kini Turki menjadi rumah bagi 115.000 pelajar asing di tingkat SMA dan perguruan tinggi yang berasal dari 203 negara. tambah Mukarramow
Acara ini di selenggarkan oleh Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) atas kerjasama dengan Federation of International Student Associations (UDEF), UDEF merupakan sebuah organisasi pelajar dan mahasiswa Internasional dari Turki.










Kisah Mahasiswa Patani di Malam Hari Raya Idul Fitri 1439 H di Perantauan

JAKARTA - Mahasiswa Patani (Thailand Selatan) mempersiapkan suasana lingkungan untuk menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H, persiapan ini diadakan di hadapan sekretariat HIPPI Jakarta, Indonesia, pada Khamis malam (14/06/2018).
Persiapan seperti ini akan merasakan seakan-akan sedang berada di kediaman masing-masing di Patani (Thailand Selatan).
Bergunalah hidup di dalam sebuah organisasi, kami sentiasa bersatu padu dalam melakukan aktiviti-aktiviti yang telah diatur oleh organisasi.
Setelah alunan takbir terdengar, para mahasiswa Patani (Thailand Selatan) merasa seakan-akan sepi saat berada berjauhan dengan ahli keluarga.
"Tetapi tidak mengapa, karena kami di perantauan atau negeri orang mempunyai keluarga disini, yaitu organisasi HIPPI yang merupakan wadah dan tempat berkumpul bagi kami disini" ujar Syahidin Saah (salah seorang mahasiswa Patani)
Pada malam tersebut, ada sebahagian mahasiswa Patani (Thailand Selatan) sedang menelefon ahli keluarganya dan bertanya suasana persiapan untuk menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H.
Kami disini berusaha membangunkan gerbang hari raya di hadapan sekretariat HIPPI, gerbang ini sebagai usulan daripada Departeman Sosial dan Kebudayaan.
Credit gambar diambil ketikan membuat kerangka gerbang dan membangun gerbang di hadapan sekretariat Himpunan Pelajar Patani di Indonesia (HIPPI) Jakarta, Indonesia, pada (14/06/2018).
Penulis : Zulkifli bin Ahmad (Kholee Nusan).
Jakarta, 26 Juni 2018.







Kisah Mahasiswa Patani Menyambut Hari Raya di Perantauan

JAKARTA - Mahasiswa Patani (Thailand Selatan) di Indonesia menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H bersama teman-temannya yang berada di perantauan, suasana ini di Jakarta, Indonesia, pada Jum'at (15/06/2018).
Setelah selesai menunaikan shalat Idul Fitri, para mahasiswa berkumpul untuk bersalaman dan bermaafan bersama-sama.
Sebahagian mahasiswa Patani (Thailand Selatan) yang sedang mencari ilmu pengetahuan di Indonesia, khususnya di Jakarta mengaku bahawa menyambut hari raya di perantauan atau di negeri orang tidak seindah berada di negeri sendiri yang bisa berkumpul dengan ahli keluarga masing-masing.
"Berhari raya di perantauan atau di negeri orang tidak meriah seperti di negeri sendiri" ujar Syahidin Saah (salah seorang mahasiswa Patani)
Perasaan yang di alami oleh adk-adk baru (mahasiswa baru) sewaktu di perantauan atau negeri orang, pasti merasa sepi, karena berjauhan dengan ahli keluarga yang belum pernah berjauhan selama ini.
Tetapi disini, kami mempunyai satu keluarga yang baru, yaitu sebuah organisasi Himpunan Pelajar Patani di Indonesia (HIPPI) Jakarta, organisasi inilah tempat kami berkumpul bersama-sama sewaktu berada di Jakarta, Indonesia.
Momen yang berkesan bagi kami yang menyambut hari raya di perantauan ini adalah saat memakai pakaian kebudayaan Melayu Patani dikalayah umum.
Bahkan pakaian kebudayaan Melayu Patani di Patani oleh setiap masyarakat Patani yang berada di perantauan atau di negeri orang, pergi di Nara Asia dan Negara Timur Tengah.
Pada tahun ini, di Patani (Thailand Selatan) menyambut hari raya Idul Fitri, sekitar 90% menggunakan pakaian kebudayaan Melayu Patani.
"Walaupun kita berada negara, tetapi kita bisa mencetuskan momentum bersama di hari raya Idul Fitri pada tahun ini dengan menggunakan pakaian kebudayaan Melayu Patani" tambah Syahidin Saah
Credit gambar saat mahasiswa Patani (Thailand Selatan) sedang di masjid Istiqla dan hadapan sekretariat Mahasiswa Patani di Indonesia (HIPPI) Jakarta, Indonesia, pada (15/06/2018).
Penulis : Zulkifli bin Ahmad (Kholee Nusan).
Jakarta, 25 Juni 2018.