Rabu, 25 Juli 2018
0
Setiap Malam Minggu HIPPI Mengadakan Diskusi Rutin
HIPPI 01.49
JAKARTA – Organisasi
Himpunan Pelajar Patani di Indoensia (HIPPI) Jakarta mengadakan diskusi rutin
setiap malam minggu, diskusi ini dipertangungjawabkan oleh Departeman Pembinaan
dan Pengkaderan (PEMKAD), dan diselengarakan di ruang sekretariat HIPPI
Jakarta, Indonesia, pada (14/07/2018).
Semalam HIPPI telah
melaksanakan diskusi rutin dengan menyusun tema “Bisnes Islam Konteporer”,
tema yang dikeluarkan ini adalah atas kesepakatan dan persetujuan oleh
departeman dan Staf Penggurus HIPPI (SPH).
Setiap kelompok harus
memenuhi persyaratan yang telah di informasikan oleh D.PEMKAD sebagai
semestinya, yaitu setiap kelompok harus membuat makalah sesuai ketentuan yang
informasi sebelumnya.
Diskusi adalah sebuah
interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih atau kelompok. Biasanya
komunikasi antara mereka atau kelompok tersebut berupa salah satu ilmu atau
pengetahuan dasar yang akhirnya akan memberikan rasa pemahaman yang baik dan
benar. Diskusi bisa berupa apa saja yang awalnya disebut topik. Dari topik
inilah diskusi berkembang dan diperbincangkan yang pada akhirnya akan
menghasilkan suatu pemahaman dari topik tersebut.
Sekilas pembahasan, pengertian
bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen
atau bisnis lainnya untuk mendapat laba sebesar-besarnya. Secara historis,
bisnis berasal dari kata business yang berasal dari kata dasar busy yang bearti
“sibuk”. Alam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan
keuntungan. Dalam ekonomi kapetalis, kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak
swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran
para pemiliknya.
Sebelum selesai
diskusi, kelompok yang sersangkutan akan membuka ruang persoalan kepada seluruh
anggota HIPPI untuk melontarkan pertanyaan, sekiranya ada pertanyaan akan
dijawab langsung, serta membukan ruang untuk memberikan masukan, supaya dengan
ada masukan akan menjadi lebih efektif.
Ini sebagai informasi
singkat bagi saya atas diskusi rutin HIPPI yang telah dilaksanakan, pada
(07/07/2018). Untuk diskusi selanjut silakan ikuti kami di minggu berikutnya,
akan bersambung diskusi ruting HIPPI dengan tema “Peran Pemuda Dalam
Perubahan Masyarakat” yang akan dilaksanakan, pada (28/07/2018), sekiranya
situasi dan kondisi tidak menizinkan, akan diadakan perubahan sebagaimana
semestinya.
Penulis : Zulkifli bin
Ahmad (Kholee Nusan).
Jakarta, 25 Juli 2018.
Sabtu, 07 Juli 2018
Diskusi Rutin HIPPI Setiap Malam Minggu
HIPPI 22.18
JAKARTA – Organisasi Himpunan Pelajar Patani di Indoensia (HIPPI) Jakarta mengadakan diskusi ruting setiap malam minggu, diskusi ini dipertangungjawabkan oleh Departeman Pembinaan dan Pengkaderan (PEMKAD), diskusi ini diselengarakan di ruang secretariat HIPPI Jakarta, Indonesia, pada (07/07/2018).
Semalam HIPPI telah melaksanakan diskusi rutin dengan menyusun tema “Dampak Teknologi Elektronik Terhadap Remaja Kini”, tema yang dikeluarkan ini adalah atas kesepakatan dan persetujuan oleh departeman dan Staf Penggurus HIPPI (SPH).
Setiap kelompok harus memenuhi persyaratan yang telah di informasikan oleh D.PEMKAD sebagai semestinya, yaitu setiap kelompok harus membuat makalah sesuai ketentuan yang informasi sebelumnya.
Diskusi adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih atau kelompok. Biasanya komunikasi antara mereka atau kelompok tersebut berupa salah satu ilmu atau pengetahuan dasar yang akhirnya akan memberikan rasa pemahaman yang baik dan benar. Diskusi bisa berupa apa saja yang awalnya disebut topik. Dari topik inilah diskusi berkembang dan diperbincangkan yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu pemahaman dari topik tersebut.
Sekilas latar belakang, perkembangan teknologi di era sekarang ini sangat pessat, berbagi kemajuan teknologi dapat kita peroleh sangat mudah, sering dengan perkembangan zaman dan pesatnya perkembangan teknologi kamunikasi antar manusia dapat dilakukan dengan internet, handphone, twitter, facebook, dll.
Sangat bagus bagi para remaja, karena bisa menambah wawasan melalui internet, kita dapat dengan sangat mudah untuk menemukan seluruh informasi yang snagat penting diketahui oleh para pembaca.
Inilah yang menyajikan kepada kita semua sebagai kekuatan daya imijinasi dan teknologi komunikasi yang memungkinkan tersebarnya seluruh informasi dalam kualitas yang semperna dalam waktu yang sangat cepat.
Saat ini banyak fasilitas yang membuat remaja merasa mudah dan nyaman, namun tidak sedikit pula yang merugikan kehidupan mereka, dengan adanya teknologi modern seperti internet, ponsel, televise atau fasilitas game, ini akan berdampak dua macam bagi kehidupan remaja, yaitu dampak positif dan dampak negatif.
Sebelum selesai diskusi, kelompok yang sersangkutan akan membuka ruang persoalan kepada seluruh anggota HIPI untuk melontarkan pertanyaan, sekiranya ada pertanyaan akan dijawab langsung, serta membukan ruang untuk memberikan masukan, supaya dengan ada masukan akan lebih efektif.
Ini sebagai informasi singkat bagi saya atas diskusi rutin HIPPI yang telah dilaksanakan, pada (07/07/2018). Untuk diskusi selanjut silakan ikuti kami di minggu berikutnya, akan bersambung diskusi ruting HIPPI dengan tema “Bisnes Islam Kontemporer” yang akan dilaksanakan, pada (14/07/2018), sekiranya situasi dan kondisi tidak menizinkan, akan diadakan perubahan sebagaimana semestinya.
Penulis : Zulkifli bin Ahmad (Kholee Nusan). Jakarta, 08 Juli 2018.
Ini sebagai informasi singkat bagi saya atas diskusi rutin HIPPI yang telah dilaksanakan, pada (07/07/2018). Untuk diskusi selanjut silakan ikuti kami di minggu berikutnya, akan bersambung diskusi ruting HIPPI dengan tema “Bisnes Islam Kontemporer” yang akan dilaksanakan, pada (14/07/2018), sekiranya situasi dan kondisi tidak menizinkan, akan diadakan perubahan sebagaimana semestinya.
Penulis : Zulkifli bin Ahmad (Kholee Nusan). Jakarta, 08 Juli 2018.
Rabu, 04 Juli 2018
Olahraga Setiap Sore dan Pagi Minggu Merupakan Aktivitas HIPPI
HIPPI 23.19
JAKARTA - Organisasi Himpunan Pelajar Patani di indonesia (HIPPI) Jakarta mengadakan olahgara setiap sore dan pagi minggu yang merupakan aktivitas rutin bagi organisasi.
Aktivitas ini merupakan aktivitas rutin bagi organisasi HIPPI, aktivitas ini telah berjalan semenjak organisasi HIPPI bertapak di Jakarta, Indonesia.
Manfaat Olahraga, yaitu :-
Ada beragam manfaat olahraga yang dapat dirasakan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Tak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, olahraga juga dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang.
Dengan rutin berolahraga, banyak manfaat olahraga yang bisa langsung kita dapatkan. Selain itu, banyak juga manfaat olahraga yang bisa kita dapatkan di kemudian hari dalam jangka panjang.
Olahraga merupakan suatu gerakan olah tubuh yang memberikan efek pada tubuh secara keseluruhan. Olahraga, misalnya berjalan, berlari, menari, berenang atau yoga, merangsang otot-otot dan berbagai bagian tubuh lainnya untuk bergerak.
Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Tubuh, yaitu :-
Olahraga merupakan obat ajaib yang bisa kita dapatkan dengan mudah tanpa biaya mahal, namun sering kali terabaikan sehingga menimbulkan beragam keluhan kesehatan. Meski begitu, tidak ada kata terlambat untuk mulai berolahraga.
Berapa pun usia kita, bukti ilmiah membuktikan bahwa aktivitas fisik dapat membuat kita memiliki tubuh yang lebih sehat dan bahagia.
Penelitian bahkan membuktikan bahwa gaya hidup yang tidak aktif lebih berbahaya bagi kesehatan daripada obesitas.
Gambar ini diambil sewaktu anggota HIPPI sedang melakukan aktivitas olahraga, pada Ahad (01/07/2018).
Penulis : Zulkifli bin Ahmad (Kholee Nusan).
Jakarta, 05 Juli 2018.
Minggu, 01 Juli 2018
Aktivitas Rutin HIPPI Setiap Malam Jum'at
HIPPI 04.39
JAKARTA - Mahasiswa Patani (Thailand Selatan) yang bergabung di organisasi Himpunan Pelajar Patani di Indonesia (HIPPI) Jakarta mengadakan aktivitas rutin setiap malam Jum'at, aktivitas ini diselenggarakan di ruang sekretariat HIPPI Jakarta, Indonesia, pada Khamis (28/06/2018).
Aktivitas runting yang diselenggara oleh organisasi HIPPI setiap malah Jum'at adalah membaca yasin bersama, khutbah bagi laki-laki dan ceramah bagi wanita.
"HIPPI merupakan wadah untuk kemudahan bagi mahasiswa/i Patani (Thailand Selatan) belajar dan memahami hakikat berorganisasi" ujar Syahid Saah (salah seorang mahasiswa Patani)
Aktivitas seperti ini bertujuan untuk belajar dan melatihkan anggota HIPPI, supaya menjadi kebiasaan dan tidak merasa kaku apabila berada dihadapan khalayak umum.
Staf Pengurus HIPPI (SPH) periode 2018-2019, pada tahun ini mereka memilih tema "Terwujud Generasi Muda Yang Islamis, Intelektual dan Siap Berbakti Kepada Agama dan Bangsa".
Dengan tema diatas itu, mereka berusaha untuk mengadakan aktivitas-aktivitas yang mendorong kearah islamis bagi anggotanya.
Penulis : Zulkifli bin Ahmad (Kholee Nusan).
Jakarta, 01 Juli 2018.
Jakarta, 01 Juli 2018.
Kamis, 28 Juni 2018
Turki Bangkitkan Hubungan Melalui Kebudaya Berbagai Negara
HIPPI 09.41
JAKARTA – Mahasiwa Patani (Thailand Selatan) memenuli undangan di acara “International Student Gathering Ke-11”, acara ini di selenggrakan di Universitas Islam Negeri Jakarta, pada Sabtu, 14 April 2018, jam 08:30 – 13:00 WIB.
Acara ini di persentasi dan persembahkan kebudayaan oleh beberapa negara, yaitu Turki, Indonesia, Malaysia dan Patani (Thailand Selatan).
Kedatangan mahasiswa di acara ini dengan berpakaian kebudayaan sesuai negara masing-masing.
Khususnya bagi kami mahasiswa Patani (Thailand Selatan), laki-laki pakaian berbaju melayu dan perempuan berbaju kurung.
“Kita punya visi, tidak hanya sekedar untuk menampung pelajar asing di Turki, tapi kita juga membantu mereka. Kita tidak ingin mereka merasa kesepian dan tersendiri” ujar Mukarramov, selaku menjadi Wakil Direktur Asosiasi Alumni Turki (TUMED) yang berada di bawah UDEF.
Kini Turki menjadi rumah bagi 115.000 pelajar asing di tingkat SMA dan perguruan tinggi yang berasal dari 203 negara. tambah Mukarramow
Acara ini di selenggarkan oleh Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) atas kerjasama dengan Federation of International Student Associations (UDEF), UDEF merupakan sebuah organisasi pelajar dan mahasiswa Internasional dari Turki.
Kisah Mahasiswa Patani di Malam Hari Raya Idul Fitri 1439 H di Perantauan
HIPPI 09.14
JAKARTA - Mahasiswa Patani (Thailand Selatan)
mempersiapkan suasana lingkungan untuk menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H,
persiapan ini diadakan di hadapan sekretariat HIPPI Jakarta, Indonesia, pada
Khamis malam (14/06/2018).
Persiapan seperti ini akan merasakan
seakan-akan sedang berada di kediaman masing-masing di Patani (Thailand
Selatan).
Bergunalah
hidup di dalam sebuah organisasi, kami sentiasa bersatu padu dalam melakukan
aktiviti-aktiviti yang telah diatur oleh organisasi.
Setelah alunan takbir terdengar, para mahasiswa Patani
(Thailand Selatan) merasa seakan-akan sepi saat berada berjauhan dengan ahli
keluarga.
"Tetapi tidak mengapa, karena kami di perantauan
atau negeri orang mempunyai keluarga disini, yaitu organisasi HIPPI yang merupakan
wadah dan tempat berkumpul bagi kami disini" ujar Syahidin Saah (salah
seorang mahasiswa Patani)
Pada malam tersebut, ada sebahagian mahasiswa Patani
(Thailand Selatan) sedang menelefon ahli keluarganya dan bertanya suasana
persiapan untuk menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H.
Kami disini berusaha membangunkan gerbang hari raya di
hadapan sekretariat HIPPI, gerbang ini sebagai usulan daripada Departeman
Sosial dan Kebudayaan.
Credit gambar diambil ketikan membuat kerangka gerbang
dan membangun gerbang di hadapan sekretariat Himpunan Pelajar Patani di
Indonesia (HIPPI) Jakarta, Indonesia, pada (14/06/2018).
Penulis : Zulkifli bin Ahmad (Kholee Nusan).
Jakarta, 26 Juni 2018.
Jakarta, 26 Juni 2018.
Kisah Mahasiswa Patani Menyambut Hari Raya di Perantauan
HIPPI 09.05
JAKARTA - Mahasiswa Patani (Thailand Selatan) di
Indonesia menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H bersama teman-temannya yang
berada di perantauan, suasana ini di Jakarta, Indonesia, pada Jum'at
(15/06/2018).
Setelah selesai menunaikan shalat Idul Fitri,
para mahasiswa berkumpul untuk bersalaman dan bermaafan bersama-sama.
Sebahagian
mahasiswa Patani (Thailand Selatan) yang sedang mencari ilmu pengetahuan di
Indonesia, khususnya di Jakarta mengaku bahawa menyambut hari raya di
perantauan atau di negeri orang tidak seindah berada di negeri sendiri yang
bisa berkumpul dengan ahli keluarga masing-masing.
"Berhari raya di perantauan atau di negeri orang
tidak meriah seperti di negeri sendiri" ujar Syahidin Saah (salah seorang
mahasiswa Patani)
Perasaan yang di alami oleh adk-adk baru (mahasiswa baru)
sewaktu di perantauan atau negeri orang, pasti merasa sepi, karena berjauhan
dengan ahli keluarga yang belum pernah berjauhan selama ini.
Tetapi disini, kami mempunyai satu keluarga yang baru,
yaitu sebuah organisasi Himpunan Pelajar Patani di Indonesia (HIPPI) Jakarta,
organisasi inilah tempat kami berkumpul bersama-sama sewaktu berada di Jakarta,
Indonesia.
Momen yang berkesan bagi kami yang menyambut hari raya di
perantauan ini adalah saat memakai pakaian kebudayaan Melayu Patani dikalayah
umum.
Bahkan pakaian kebudayaan Melayu Patani di Patani oleh
setiap masyarakat Patani yang berada di perantauan atau di negeri orang, pergi
di Nara Asia dan Negara Timur Tengah.
Pada tahun ini, di Patani (Thailand Selatan) menyambut
hari raya Idul Fitri, sekitar 90% menggunakan pakaian kebudayaan Melayu Patani.
"Walaupun kita berada negara, tetapi kita bisa
mencetuskan momentum bersama di hari raya Idul Fitri pada tahun ini dengan
menggunakan pakaian kebudayaan Melayu Patani" tambah Syahidin Saah
Credit gambar saat mahasiswa Patani (Thailand Selatan)
sedang di masjid Istiqla dan hadapan sekretariat Mahasiswa Patani di Indonesia
(HIPPI) Jakarta, Indonesia, pada (15/06/2018).
Penulis : Zulkifli bin Ahmad (Kholee Nusan).
Jakarta, 25 Juni 2018.
Jakarta, 25 Juni 2018.































































