Jumat, 09 Februari 2018
0
HIPPI Jakarta Gelar Kongres Sidang Pleno Periode 2017-2018
HIPPI 12.07
JAKARTA - HIPPI Jakarta
gelar kongres sidang pleno "Keputusan Sidang Pleno, Tata Tertip Kongres
Himpunan Pelajar Patani di Indonesia (HIPPI) Jakarta 2017-2018", kongres
ini diselenggarakan di ruang sekretariat HIPPI Jakarta, Tanggerang Selatan,
Jawa Barat, Indonesia, pada Selasa (26/12/2017).
Sebelum kongres
dimulai, panitia kongres menjemput salah seorang anggota HIPPI untuk membacakan
ayat suci Al-quran, supaya kongres kali ini berjalan dengan lancar dan diberkati
oleh Allah SWT.
Kongres merupakan forum
pertemuan besar bagi seluruh anggota Himpunan Pelajar Patani di Indonesia
(HIPPI), yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam organisasi atau disebut
Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA), HIPPI mengadakan kongres demi menentukan
arah dan kebijakan, melancarkan kegiatan-kegiatan dan program-program yang akan
dilaksanakan.
Kongres HIPPI dalam
rangka mengadakan laporan pertanggungjawaban Staf Penggurus HIPPI (SPH) selama
kepengurusan, pandangan-pandangan terhadap laporan SPH dan membentuk
komisi-komisi untuk membahas hal-hal yang terkait dalam memajukan HIPPI dan
menentukan pimpinan baru yang akan memimpin pada periode selanjutnya.
Sebelum kongres ditutup
pada malam ini, panitia kongres membuka peluang kepada seluruh anggota HIPPI
untuk bicara atau usulan pendapat, ini merupakan peluang dan kesempatan yang
luar bisa bagi anggota HIPPI di setiap forum atau kegiatan yang diadakan.
"Kami ucapkan
terima kasih kepada seluruh anggota yang mana sudi hadir dalam kongres sidang
pleno pada malam ini, kongres kali ini merupakan kongres yang luar biasa,
karena anggota HIPPI bisa menyurahkan ide-ide dan pandangan yang baru"
ujar Sanusi Waebuesa (ketua pelaksanaan kongres)
Majlis Tahniah Buat Anggota HIPPI Jakarta Yang Telah Sukses dan Wisuda.
HIPPI 12.00
JAKARTA - HIPPI Jakarta
gelar majlis tahniah yang diselenggarakan oleh Departemen Sosial dan Kebudayaan
bagi anggota yang telah sukses dan wisuda, majlis ini diselenggarakan di ruang
sekretaraiat HIPPI Jakarta, Tanggerang Selatan, Jawa Barat, Indonesia, pada
Isnen (26/12).
Dimajlis ini juga
membuka peluang buat anggota HIPPI Jakarta untuk mengucapkan tahniah kepada
saudara "Asuwan Rira SPd" yang telah mendapat gelaran sarjana.
"Disamping jenjang
pendidikan, ada satu hal yang istimewa yaitu adalah berorganisasi, sedangkan
organisasi itu pusing dan capet, tetapi perasaan itu bisa menciptakan kasih
sayang diantara satu sama lain didalam organisasi" ujar Rizal mahasiswa
asal Indonesia
Asuwan Rira pernah
bertanggungjawab sebagai wakil ketua umum HIPPI periode 2013-2014, tetapi
setelah itu bertanggungjawab sebagai ketua umum HIPPI periode 2014-2015.
"Berorganisasi
bukanlah hambatan bagi kita untuk sukses, akan tetapi merupakan motivasi Dan
pendorong kita untuk sukses bagi kita. Jadilah kakak kita ini sebagai motivasi
bagi kita mudah-mudahan suatu hari nanti kita juga diberi gelar sebagai
sarjana. kemungkinan orang yang tidak berorganisasi tidak bisa berkumpul
seperti kita hari ini. Inilah indahnya berorganisasi ujar Azmi Salaeh ketua
umum HIPPI Jakata
organisasi telah
mencatat, bahwa setiap tahun ada anggota HIPPI yang mendapat gelar sarjana.
masalah wisuda bukan hal mudah dan juga bukan hal yang payah, buktinya anggota
HIPPI banyak yang puncak akhirnya mendapat gelaran sarjana dan tamat
perkuliahannya. dan juga sebaliknya ujar senior HIPPI (Anawee Mrh).
"Sahadah akan
terkoyak/robek satu hari nanti, tetapi karakter dan tingkah laku kita tidak
akan terkoyak/robek, itulah pentingnya kedudukan kita" ujar Asuwan Rira
anggota HIPPI Jakarta
HIPPI Bekasi Gelar Acara Maulid Nabi Muhammad SAW.
HIPPI 11.56
BEKASI - Mahasiswa
Patani (Selatan Thailand) genar acara Maulidi Nabi Muhammad SAW dengan menyusun
tema "Menjadikan Nabi Muhammad SAW Sebagai Panduan Hidup", acara ini
diselenggarakan di Universitas Islam As-syafi'iyah (UIA), Bekasi, Jawa Barat,
Indonesia, pada Jum'at (22/12).
Maulid Nabi Muhammad
SAW, tidak menjadi asing lagi bagi kita dan orang lain disekitar kita, maulid
yaitu menperingati hari lahir.
Diacara maulid ini,
kita harus mengucapkan 3 pekara, yaitu :-
1. Ucapkan
ALHAMDULILLAH kepada Allah SWT yang mana telah mengutuskan seorang nabi kepada
kita.
2. Ucapkan SYUKUR
kerana boleh menjadi umat Nabi Muhammad SWT, dan sebagai umat diakhir zaman,
ini merupakan keistimewaan bagi kita.
3. Ucapkan
ALHAMDULILLAH dan SYUKUR, karena kita bisa mengadakan kegiatan ini, sebagai
mentauladani sepertimana yang telah disususn didalam tema.
Inti daripada maulid
ini, tidak kira disini kita dan ditempat lain, tidak hanya dengan ucapan,
tetapi harus dengan perbuatan.
"Malam ini
merupakan langkah yang sangat baik, berupaya melakukan kegiatan-kegiatan"
ujah Azmi Salaeh ketua Umum HIPPI Jakarta
Forum Silaturrahim Organisasi HIPPI Jakarta Dengan NGO People's College
HIPPI 11.51
JAKARTA - Mahasiswa
Patani (Selatan Thailand) gelar forum silaturrahim dengan NGO People's College
yang datannya dari tanah air di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),
forum ini diselenggarakan di ruang sekretariat organisasi Himpunan Pelajar
Patani di Indonesia (HIPPI) Jakarta, Jawa Barat, Indonesia, pada senen (27/11).
Dalam forum
silaturrahim ini, mahasiswa Patani (Selatan Thailand) juga mengadakan forum
diskusi bersama NGO People's College dengan menyusun tema "Updet Isu Smasa
di Patani (Selatan Thailand) dan Proses Perdamaian di Patani (Selatan
Thailand)", forum diskusi ini juga diterajukan oleh modiratur dari salah
seorang anggota HIPPI Jakarta.
Awalnya People's
College fokus kepada pembangunan dan perkerjaan di lapangan, setelah munculnya
proses damai patani (Selatan Thailand) dengan pemerintah Thailand tahun 2013.
Setelah itu NGO
People's College fokus kepada anak-anak muda dan NGO/CSO untuk mendapatkan
pendidikan dalam proses damai melalui traning-traning dari berbagai narasumber
yang diambil.
NGO People's College
merupakan fasilitator dan mengadakan pelatih perdamaian dan demokrasi untuk
organisasi-organisasi bagi masyarakat sipil, pelajar, dan pemimpin-pemimpin di
Patani (Selatan Thailand).
Misinya NGO People's
College adalah untuk menyelenggarakan pelatihan jangka pendek dan jangka
panjang untuk organisasi-organisasi masyarakat sipil lain mengenai isu-isu
demokrasi, politik dan perdamaian di Patani (Selatan Thailand).
Pada tahun 2010, NGO People's
College pernah mengadakan latihan LSM, aktivis, dan pembela hak asasi manusia
dalam perdamaian, demokrasi dan membantu mereka menerapkan ilmu pengetahua.
NGO People's College
fokus khusus pada kaum muda dengan melatih para pemimpin untuk masa depan di
Patani (Selatan Thailand). Guru-guru program pelatihan tersebut adalah pakar
perdamaian dan akademisi dari Thailand, serta perwakilan dari LSM
internasional, perwakilan pemerintah, dan pejabat keamanan.
Kami Staf Penggurus
HIPPI Jakarta, memohon maaf atas fasilitas yang kurang selama berada disini,
seperti tempat tidur dan makan. Jika NGO People's College berkesempatan
berkunjung lagi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jagan lupa untuk
berkunjung di HIPPI Jakarta, ujar Wakil Ketua Umum HIPPI Jakarta
Anggota HIPPI Jakarta Menghadiri Acara MKPPI.
HIPPI 11.44
BANDUNG - Anggota
organisasi Himpunan Pelajar Patani di Indonesia (HIPPI) Jakarta menghadiri
acara Majlis Kerjasama Pelajar Patani di Indonesia (MKPPI) yang diselenggarakan
oleh organisasi Persatuan Mahasiswa Islam Patani (Selatan Thailand) di
Indonesia (PMIPTI) Bandung, acara MKPPI diadakan di lokasi Villa Plesant Hill
Jl, Klonel Masturi, Lembang Bandung, Jawa Barat, (21-23/08/2017).
MKPPI merupayakan
kegiatan mahasiswa Patani (Selatan Thailand) yang diadakan setiap dua tahun
sekali dan berbeda penanggungjawab serta lokasi.
MKPPI kali ini dengan
menyusun tema "Menciptakan Bakat, Tugas Mahasiswa dan Meningkatkan
Solidaritas Ukhuwah Islamiah".
Acara MKPPI tahun ini
bertujuan, yaitu :-
1. Menjaga, memelihara
dan memperkuatkan ukhwah islamiah dalam mewujudkan kesatuan palajar Patani
(Selatan Thailand).
2. Peduli dan aktif
dalam memecah problem-problem masyarakat Melayu Patani (Selatan Thailand).
3. Membangun dan
melancarkan hubungan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam
rangka bantuan di bidang pendidikan, keimigrasian dan lain-lain yang agar
perlu.
4. Mengangkatkan
identitas dan kebudayaan melayu Patani (Selatan Thailand) agar bersain dengan
bangsa-bangsa lain.
Pada hari pertama di
acara MKPPI, diskusi yang membahasakan terkait Hak Asasi Manusia (HAM) dan
solusi konflik di Patani (Selatan Thailand):-
1. Narasumber dari
Patani (Selatan Thailand) dari Lembaga Patani Raya Untuk Kedamaian dan
Pembangunan (LEMPAR).
2. Narasumber dari
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung.
3. Narasumber dari
Pengerakan Mahasiswa Islam Indoneisa (PMII) Bandung.
4. Narasumber dari
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bandung.
Pada hari yang kedua di
acara MKPPI, setiap organisasi mahasiswa Patani (Selatan Thailand) di Indonesia
terkait “faktor penghambatan dalam pendidikan dan proses ijin tinggal”, setelah
selesai persentasi dan telah mendapatkan faktor hambatan yang terjadi, maka
mahasiswa Patani (Selatan Thailand) bersepakat untuk mengadakan satu lembaga
dengan menandatangani surat persetujuan yang telah disediakan, Selasa
(22/08/2017).
Pada hari yang
ketiga/terakhir acara MKPPI, para mahasiswa Patani (Selatan Thailant) berkumpul
di hadapan kantor Gubenur Jawa Barat, serta foto bersama sebelum penutupan
acara MKPPI, Rabu (23/08/2017).
Acara Bedah Buku "Islam Moderat dan Isu-Isu Kontemporer"
HIPPI 11.38
JAKARTA - Mahasiswa Patani (Seelatan Thailand) menhadiri acara bedah buku
"Islam Moderat dan Isu-Isu Kontemporer", acara ini diselenggarakan di
Pusat Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta,
Indonesia, pada (18/06/2017).
Dalam acara bedah buku
ini dihadiri oleh Ayang Utriza Yakin, Ph.D (penulis), Kusmana, Ph.D (pembahas)
dan Muhammad Husni (moderator).
Ayang Utriza Yakin
memberikan penjelasan dari buku yang ditulisnya, lalu dibahaskan oleh Kusmana
dan ada juga masukan serta solusi dari beberpa mahasiswa yang mengikuti acara
bedah buku pada hari ini.
Setelah selesai acara
bedah buku, mahasiswa Patani (Selatan Thailand) bergambar bersama pengarang
buku "Islam Moderat dan Isu-Isu Kontemporer".
Sinopsis dari buku
"Islam Moderat dan Isu-Isu Kontemporer".
- Ayat-ayat poligami di
dalam Al-Quran tUrun untuk konteks tertentu. Poligami adalah hak khusus Nabi
Muharnmad SAW di mana umat Islam tidak boleh mengikutinya. Melalui penulusuran
sejarah ringkas atas praktik poligami Rasulullah, maka ditemukan hasil bahwa
Nabi pernah mempunyai istri 24-28 orang. Ini menandakan bahwa poligami memang
hanya untuk Rasulullah. Oleh karena itu, alasan mereka yang poligami dengan
mengatakan ingin mencontoh Rasulullah tidak dapat dterima.
- Menerangkan makna
jihad di dalam Islam (Al-Quran, Hadis, dan Fikih) dan kaitannya dengan syahid
dan bom bunuh diri. Sehingga, makna jihad dapat dipahami dengan benar dan
pengertian yang keliru dapat diluruhkan. Dimensi sejarah dan politik jihad di
Indonesia didedahkan dalam buku ini, yaitu perkembangan makna jihad dan
pengejawantahannya di dalam praktik politik dan pergerakan di Indonesia. Jihad
dan pemaknaannya di dalam gerakan perlawanan di dunia lslam pun dijelaskan di
sini. Jihad digunakan sebagai roh perlawanan oleh Hamas dan Hizbullah, tetapi
dibajak dan dikotori oleh Al-Qaeda dan NIIS. Perkembangan makna jihad dari dulu
hingga sekarang diterangkan melalui perjalanan sejarah yang panjang dan
persoalan pemaknaannya pada tiap ruang, waktu, dan tempat yang akhirnya
menghasilkan penafsiran dan penggunaan yang berbeda pada jihad.
- Pada tahun 15 H/636 M
Khalifah Umar lbn Khattab beserta pasukan menaklukkan Yerussalem (Bayt
al-Maqdis), yang sekarang terletak di Palestina. Yerussalem saat itu dihuni
oleh mayoritas umat Nasrani. Ketika ia masuk Iliya, nama kuno Yerussalem, Umar
membuat perjanjian yang isinya menjamin keamanan dan kebebasan beribadah dan
penghargaan terhadap rumah ibadah umat Nasrani. Umar berpidato di kerumunan
massa: Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Inilah apa yang
hamba Allah Umar, Amirul Mukminin, berikan kepada penduduk Iliya, yartu
keamanan. Umar memberikan jaminan keamanan untuk hidup, harta benda,
gereja-gereja, dan salib-salib mereka, orang yang lemah, orang merdeka dan
semua agama. Gereja-gereja mereka tidak dipakai, tidak dihancurkan, tidak ada
yang sesuatu yang dikurangi dan gereja itu dan dan tempatnya, tidak juga salib,
tidak harta benda mereka, penduduknya tidak dipaksakan untuk menjalankan agama
mereka, dan tidak ada satu orang pun yang dilukai.
SPH Mengadakan Evaluasi Depertemen Selama Pengurusan 3 Bulan Awal
HIPPI 11.33
JAKARTA - Staf Pengurus
HIPPI (PH) mengadak evaluasi depertemen selama pengurusan 3 bulan awal,
evaluasi ini di adakan di ruang sekretariat HIPPI, pada (06/07).
Evaluasi ini kita dapat
mengetahui sejauh mana langkah pengurusan 3 bulan awal dan apakah yang menjadi
hambatan bagi setiap depertemen untuk melaksanakan aktivitas.
Demikian evalusi ini
juga memberikan penjelasan terkait faktor penghambatan dan juga memberikan
saran semalui laporan evalusi setiap depertemen.
Setelah selesai
evalusia, SPH memberikan masa beberapa hari untuk stiap depertemen memperbaiki
lapuran serta memilih program oprasional setiap depertemen untuk dilaksanaan
pada 3 bulan yang akan datang.
"Mau Tidak Mau,
Harus Mau" ujar Azmee Salaeh (ketum HIPPI)
Rapat deperteman kali
ini, SPH memberikan masukan terkait program oprasional yang telah di pilih
setiap depertemen untuk dilaksanakan pada 3 bulan yang akan datang, pada
(09/07).
Jangka 3 bulan yang
akan datang setiap depertemen harus berperan aktif dalam setiap aktivitas,
khusunya kepada depertemen Pendidikan dan Pengkaderan, karena HIPPI akan
mengatakan pelatihan-prlatihan bagi anggota ketika kampus libur.
"Jagan kita
rasakan ini beban bagi kita, kita harus bersyukur degan kesempatan yang
diberikan sebagai penanggung jawab depertemen, karena ii adalah pengalaman yang
berharga bagi kita" ujar Zulkifli bin Ahmad (waketum HIPPI)















































